Origami

| | 0 komentar

Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.

Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula semenjak kertas mula diperkenalkan pada abad pertama di Tiongkok pada tahun 105 oleh seorang Tiongkok dikasi yang bernama Ts'ai Lun.

Pembuatan kertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkan produksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal daripada Republik Rakyat Tiongkok adalah tongkang Tiongkok dan kotak.

Pada abad ke-6, cara pembuatan kertas kemudian dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab. Pada tahun 610 di masa pemerintahan kaisar wanita Suiko (zaman Asuka), seorang biksu Buddha bernama Donchō (Dokyo) yang berasal dari Goguryeo (semenanjung Korea) datang ke Jepang memperkenalkan cara pembuatan kertas dan tinta.

Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.

Washi (和紙, Washi?) atau Wagami adalah sejenis kertas yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Washi dianggap mempunyai tekstur yang indah, tipis tapi kuat dan tahan lama jika dibandingkan dengan jenis kertas lain.

Produksi washi sering tidak dapat memenuhi permintaan konsumen sehingga berharga mahal. Di Jepang, washi digunakan dalam berbagai jenis benda kerajinan dan seni seperti Origami, Shodō dan Ukiyo-e. Washi juga digunakan sebagai hiasan dalam agama Shinto, bahan pembuatan patung Buddha, bahan mebel, alas sashimi dalam kemasan, bahan perlengkapan tidur, bahan pakaian seperti kimono, serta bahan interior rumah dan pelapis pintu dorong.

Di Jepang, washi juga merupakan bahan uang kertas sehingga uang kertas yen terkenal kuat dan tidak mudah lusuh
Read more >>

Aneka Budaya Jepang

| | 0 komentar
Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masuh terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :

Matsuri (祭, Matsuri) adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.


Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.

Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.

Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.

Sejarah


Matsuri berasal dari kata matsuru (祀る, matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalah ritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.

Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai (permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai (upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yang dilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingū merupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakan matsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.

Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri sering melenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsuri sering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsuri hanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.

Tiga matsuri terbesar

* Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)
* Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)
* Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)

Matsuri yang terkenal sejak dulu

Daerah Tohoku

* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)
* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)
* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)

Daerah Kanto

* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)
* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)
* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)

Daerah Chubu

* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)
* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6 tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).
* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)
* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)

Daerah Kinki

* Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)
* Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)
* Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)
* Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)
* Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo, diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian di kota Himeji di bulan Oktober)
* Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)
* Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "Tiga Matsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)

Daerah Chugoku dan Shikoku

* Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)
* Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)

Daerah Kyushu

* Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Prefektur Fukuoka, bulan Juli)
* Nagasaki Kunchi (Nagasaki, Prefektur Nagasaki, 7-9 Oktober)
* Karatsu Kunchi (Karatsu, Prefektur Saga, bulan November)

Pengertian lain

Dalam bahasa Jepang, kata "matsuri" juga berarti festival dan aksara kanji untuk matsuri (祭, matsuri?) dapat dibaca sebagai sai, sehingga dikenal istilah seperti Eiga-sai (festival film), Sangyō-sai (festival hasil panen), Ongaku-sai (festival musik) dan Daigaku-sai (festival yang diadakan oleh universitas).

Shimin Matsuri adalah sebutan untuk matsuri yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.

Festival dan Matsuri yang lain


* Festival Salju Sapporo (Sapporo, Prefektur Hokkaido, bulan Februari)
* Festival Salju Iwate (Koiwai Farm, Shizukuishi, Prefektur Iwate, bulan Februari)
* YOSAKOI Sōran Matsuri (Sapporo, Hokkaido, bulan Juni)
* Niigata Odori Matsuri (Niigata, Prefektur Niigata, pertengahan bulan September)
* Odawara Hōjō Godai Matsuri (kota Odawara, Prefektur Kanagawa)
* Yosakoi Matsuri (kota Kochi, Prefektur Kochi, 9-12 Agustus)
* Hakata dontaku (3-4 April, kota Fukuoka)
* Hamamatsu Matsuri (3-5 Mei, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka)
* Wasshoi Hyakuman Natsu Matsuri (kota Kita Kyūshū, Prefektur Fukuoka, hari Sabtu minggu pertama bulan Agustus)
Read more >>

Harajuku

| | 0 komentar


Harajuku_2Harajuku style, kata-kata ini sering kali terdengar di telinga anak muda jaman sekarang. Sebenarnya apa sih Harajuku itu? “Harajuku” (原宿) merupakan nama salah satu jalan di daerah Tokyo yang akhirnya lebih terkenal sebagai wilayahnya tempat anak muda untuk ajang adu penampilan, baik berbentuk cosplay, bermusik ataupun berdagang barang-barang aneh dan juga ajaib. Wilayahnya yang tidak begitu luas terkadang membuat bingung batasan dimana Harajuku sebenarnya berada. Tapi untuk gampangnya, tempat ini bisa di capai melalui JR Yamanote Line lalu turun di Stasiun Harajuku atau di Stasiun Meijijingumae dengan Subway Chiyoda Line. Atau buat mereka yang ingin menghemat transportasi sekaligus berolahraga, bisa mencoba berjalan kaki mengikuti papan penunjuk jalan dari Shibuya(30min) atau dari Shinjuku(40min). Jadi sudah bisa ditebak kalau Harajuku ini terletak di antara Shibuya dan Shinjuku atau mungkin lebih tepatnya antara Shibuya dan Yoyogi. Untuk info mengenai penginapan disekitar sini, bisa dilihat di Info Hotel Murah di Tokyo.
Daripada bingung membahas wilayah Harajuku, mungkin lebih baik kita membahas “Ada apa disana?”. Jawabannya mungkin hanya berkisar tentang : anak muda, keramaian, tempat shopping, dan juga kuil. Dan ada baiknya anda datang pada siang hari, karena kuil ditutup setelah pukul 17.00 sedangkan pertokoan di Takeshita Dori biasanya hanya sampai pukul 20.00 saja. Jadi jangan sampai anda berkunjung ke Harajuku dan merasa sia-sia karena tidak menemukan apapun juga disana.
Meiji Shrine
Harajuku_1Merupakan kuil yang terletak dibelakang stasiun Harajuku dan berlawanan arah dengan Takeshita Dori. Pada saat memasuki wilayah kuil anda akan terkesan karena seakan-akan meninggalkan hiruk-pikuknya kota besar. melewati gerbang kuil yang tinggi dan lebar jalananannya berkerikil dan dikelilingi oleh pepohonan yang seperti hutan kecil. Kuil ini dibangun pada pemerintahan Meiji sebagai bentuk penghargaan para rakyat terhadap sang Kaisar dan Permaisuri. Sampai saat ini kuil ini masih dipakai untuk penyelanggaran upacara keagamaan, pernikahan dan lain sebagainya.
Cosplay
Harajuku_3Buat orang asing yang datang ke Jepang, terkadang kurang sah rasanya kalau tidak datang ke Harajuku. Tapi kalau dilihat dari paket-paket tour ke Jepang, rasanya hampir tidak pernah ditemukan jadwal untuk berkunjung ke Harajuku. Oleh karena itu kebanyakan mereka yang datang kesini adalah mereka yang melakukan perjalanan sendiri. Tapi, sering kali mereka kecewa ketika sudah berkunjung ke Harajuku karena tidak menemukan satupun anak muda yang berdandan aneh. Ini dikarenakan mereka datang pada hari kerja biasa dimana kemungkinan para anak muda ini sedang sibuk bersekolah. Jadi perlu dicatat, kalau ingin melihat cosplay sebaiknya pada hari minggu dan even-even tertentu. Dan tempatnya adalah disekitar pintu masuk menuju Meiji Shrine didekat jembatan penyeberangan menuju Yoyogi Olympic Stadium.
Nantinya akan banyak ditemukan anak-anak muda bergaya sesuai tokoh anime kesukaan mereka, lengkap mulai dari dandanan, pakaian sampai cara mereka berpose. Tapi bukan berarti dengan mereka berpakaian seperti itu kita bisa bebas menggambil gambar mereka, ada baiknya meminta ijin terlebih dahulu karena kalau tidak, ada kemungkinan mereka akan marah dan meminta anda untuk menghapus gambar yang sudah anda curi istilahnya.
Takeshita Dori
DHarajuku_5Merupakan tempat yang paling ramai di Harajuku, karena dijalan ini banyak sekali toko-toko yang berjualan pakaian, pernak-pernik, kosmetik, makanan dan lain-lain. Sebenarnya tempat inilah yang merupakan jantung dari Harajuku, karena jalan Takeshita ini sendiri jauh lebih ramai daripada jalan yang bernama Harajuku itu sendiri. Jadi jangan kaget kalau seandainya pada akhir pekan anda datang kemari dan ternyata harus berdesak-desakan melewati jalanan ini yang panjangnya hanya sekitar 500m saja. Pada umumnya harga-harga barang yang dijual disini relatif cukup murah bagi anak muda Jepang, karena ada beberapa toko yang menjual tas atau sepatu hanya dengan seharga 1000Yen ataupun baju dibawah 1000yen. Disini juga bisa ditemui Daisho, toko dengan satu harga yaitu 100yen. Selain itu jangan lupa untuk mencoba bermacam-macam pilihan Crepes dengan aneka pilihan rasa.
Meiji Dori
Disepanjang jalan ini bisa ditemui pertokoan yang lebih besar, dan tentunya harga yang di tawarkan juga berbeda. LaForet merupakan salah satu komplek pertokoan yang cukup terkenal disini, letaknya tepat di ujung perempatan menuju ke arah Omotesando. Di seberang jalan anda bisa menemui GAP dan juga Adidas store. Tidak ketinggalan, Forever21 dan H&M juga bisa ditemukan didekat sini. tempat ini sangat cocok bagi mereka yang suka shopping seharian.
Omotesando
Harujuku_5Omotesando juga merupakan salah satu tempat shopping yang cukup terkenal di Jepang, khususnya bagi mereka pecinta barang bermerk macam Louis Vitton, Chanel, Prada, dan lain sebagainya. Bagi mereka yang hendak mencari oleh-oleh bisa mencoba mampir di Oriental Bazaar karena disini banyak tersedia pilihan mulai dari barang pecah belah, aksesoris, kaos, yukata dan juga kimono. Tidak ketinggalan pula Kiddy Land yang menjual barang-barang menarik untuk anak-anak dan juga orang dewasa mulai dari produk Disney, hingga robot-robot lucu dan barang-barang hobi lainnya.
Harajuku Dori
Sekedar petunjuk bagi mereka yang ingin menemukan jalan Harajuku yang sesungguhnya : Keluar dari stasiun Harajuku dan berjalan lurus melalui Takeshita Dori sampai Meiji Dori, dan nantinya diseberang jalan anda akan menemukannya. Harajuku street yang asli akan terlihat jauh lebih sepi dan tak banyak peminat, tapi ada beberapa butik dan toko menarik yang bisa ditemui disana.
Read more >>

Sakura

| | 0 komentar


Sakura
Sakura, entah sejak kapan bunga ini sering diidentikan dengan Jepang. Bunga Sakura(桜-cherry blossom) ini sendiri sebenarnya tidak hanya tumbuh di Jepang saja, tetapi juga umum ditemukan di China dan Korea. Bahkan untuk sekarang ini juga banyak ditemui di Amerika dan negara lainnya. Ada teori yang menyebutkan kalau nama Sakura ini diambil dari kata Saku(咲く) yang berarti mekar dan juga Kura(蔵) yang berarti berpenghuni atau dengan kata lain pohon ini dihuni oleh roh-roh halus.
Bunga Sakura biasanya mekar dimusim semi pada pertengahan bulan Maret dan berakhir pada bulan Mei. Dari ranting-ranting pohon yang tak berdaun, nantinya akan muncul kuncup-kuncup bunga yang memenuhi seluruh bagian ranting pohon. Nantinya kuncup-kuncup bunga ini akan mekar secara hampir bersamaan, sehingga seakan-akan pohonnya berdaun merah jambu atau keputihan. Umumnya Bunga Sakura hanya dapat bertahan paling lama seminggu setelah mekar dengan sempurna, dan kemudian sedikit demi sedikit kelopak-kelopak bunganya akan berguguran, berganti dengan daun berwarna hijau.
Karena keindahannya yang memang sangat luar biasa, tidak salah jika orang Jepang begitu memuja bunga Sakura dari sejak jaman dahulu sampai sekarang ini. Banyak taman yang sengaja dibagun khusus sebagai tempat menanam Sakura dan tidak hanya sebatang atau dua batang pohon saja tetapi sekaligus banyak. Selain itu, pohon ini juga banyak ditemui di pekarangan sekolah-sekolah dan bangunan umum di Jepang. Dan juga sering dipakai sebagai simbol untuk “tahun yang baru”, bersamaan dengan masuknya para siswa baru ke sekolah dan karyawan baru kantor yang dilakukan pada awal bulan April.
Apabila sudah saatnya menjelang musim semi, acara ramalan cuaca di televisi dan juga situs-situs perakiraan cuaca lainnya akan dipenuhi dengan berita tentang mekarnya sakura. Diawali dari daerah bagian selatan, dan berakhir di bagian utara, tentu saja semua orang tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menikmati mekarnya bunga sakura atau yang lebih dikenal dengan Hanami(花見 -melihat bunga). Dan biasanya disetiap perakiraan cuaca akan diberitahukan informasi tentang “Perhitungan hari menjelang mekar”.

Sakura
Lamanya bunga sakura dapat bertahan untuk mekar banyak dipengaruhi oleh faktor cuaca. Apabila cuaca terlalu hangat, maka bunganya akan cepat layu dan berganti dengan daun. Dan juga dipengaruhi oleh curah hujan yang turun serta angin kencang. Hujan deras dan angin kencang membuat kelopak-kelopak bunga yang ringkih ini, cepat sekali rontok.
Jadi, jika anda berencana untuk melihat Sakura mekar sebaiknya memperhatikan beberapa point diatas. Supaya tidak kecewa karena sudah jauh-jauh ke Jepang dan ternyata tidak kesampaian melihatnya.
Beberapa taman yang cukup terkenal sebagai tempat Hanami :
Tokyo :  Ueno Koen, Yoyogi Park, Sumida Koen, Shinjuku Gyoen(Entry Fee ¥200), Meguro Gawa.
Kyoto : Arashiyama Park, Nijojo Castle, Daigoji Temple, Kiyomizudera.
Osaka : OsakaJo, Banpaku Koen, Kema Sakuranomiya Koen .
Ada beberapa taman yang menarik biaya masuk, tapi tidak perlu khawatir karena banyak juga yang tidak memungut biaya sehingga anda bisa menikmati indahnya bunga Sakura sembari berpiknik. Tapi harap maklum jika semua spot yang berada tepat dibawah pohon biasanya sudah dipenuhi oleh orang-orang yang ber-hanami ria karena bisa jadi mereka sudah bergadang semalaman dibawah pohon tersebut supaya tidak ditempati oleh orang lain..
Read more >>

Tokyo Life Sea Park

| | 0 komentar



Tokyo Sea Life Park atau yang dalam bahasa Jepangnya lebih dikenal dengan nama Kasai Rinkai Suizokuen, merupakan salah satu dari banyaknya Aquarium yang ada di Jepang. Aquarium ini terletak di area Kasai Rinkai Park, dan dikelola oleh pemerintah kota Tokyo. Aquarium yang mulai berdiri sejak tahun 1989 ini, mengalami perubahan bentuk pada arsitektur bangunan pada tahun 2007. Bangunan yang berdiri sekarang ini, dari luar nampak berbentuk seperti kubah kaca yang berdiri diatas air.



Aquarium ini sendiri, terdiri dari dua bagian utama yaitu bagian Gedung Utama dan bagian Air Tawar. Pada Gedung Utama, anda bisa menemukan berbagai macam ikan baik dari perairan dangkal, maupun laut dalam serta ikan-ikan yang ada di perairan Tokyo maupun dari laut lepas. Apabila kita masuk ke bagian bawah dari gedung ini, akan terlihat aquarium raksasa berbentuk donat yang berisi ikan-ikan besar semacam Tuna dan Hiu yang tidak berhenti berputar di dalamnya. Tank ini memang didesain khusus, agar dalam tempat yang sempit ini ikan-ikan bisa terus berputar tanpa berhenti seperti berenang dilautan lepas.

Disisi sebelah lainnya, ada bagian yang dibentuk menyerupai tepian pantai/laut dangkal sehingga kita bisa melihat dengan langsung isi laut dari permukaanya. Ada juga bagian yang berbentuk seperti gua-gua karang dipinggir pantai, dimana didalamnya hidup burung-burung pantai dan juga pinguin. Sedangkan disisi lain aquarium dibagi berdasarkan dengan ikan-ikan yang ditemukan dibeberapa perariran Jepang. Sedangkan untuk bagian laut dalam, suasana aquarium menjadi sedikit gelap karena dibuat sedemikan rupa sehingga menyerupai habitat aslinya. Yang menarik disini adalah, anda bisa melihat Sun Fish yang katanya sudah sangat jarang ditemukan sekarang ini. Tidak ketinggalan dibagian luar gedung juga ada bagian khusus pinguin dan kita tidak hanya bisa melihatnya dari atas, tetapi juga melihat dari dasar air waktu mereka sedang berenang.

Untuk bagian Air Tawar, mungkin tidak sebanyak dengan jumlah ikan air laut yang ada disini. Hanya beberapa jenis ikan air tawar seperti salmon, udang dan jenis-jenis binatang lainnya.
Apabila anda berkunjung kesini, jangan lewatkan kesempatan untuk berkeliling Kasai Rinkai Park, menikmati sunset dari pinggiran pantainya, mengunjungi Bird Sanctuary Center dan juga naik Diamond and Flowers Ferris Wheel. Selain itu, tempat ini juga cukup dekat Tokyo Disneyland. Jadi apabila anda menginap di Tokyo Disney Resort, bolehlah meluangkan waktu untuk datang kesini. Untuk mencari tempat penginapan disekitar daerah ini, silahkan lihat di Info Hotel Murah di Tokyo.
Akses :
5menit berjalan kaki dari Stasiun Kasai Rinkai Koen.
Stasiun Kasai Rinkai Koen dapat dicapai dari Stasiun Tokyo dengan Keiyo Line(15menit, 210Yen).
Read more >>

Tentang Jepang

| | 0 komentar

Tentang Jepang

Jepang (bahasa Jepang: 日本 Nippon/Nihon, nama resmi: Nipponkoku/Nihonkoku Bunyi dengarkan) adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Cina, Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Cina Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.
japan-3Jepang terdiri dari 6,852 pulau yang membuatnya merupakan suatu kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang.
Menurut mitologi tradisional, Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu pada abad ke-7 SM. Kaisar Jimmu memulai mata rantai monarki Jepang yang tidak terputus hingga kini. Meskipun begitu, sepanjang sejarahnya, untuk kebanyakan masa kekuatan sebenarnya berada di tangan anggota-anggota istana, shogun, pihak militer, dan memasuki zaman modern, di tangan perdana menteri. Menurut Konstitusi Jepang tahun 1947, Jepang adalah negara monarki konstitusional di bawah pimpinan Kaisar Jepang dan Parlemen Jepang.
Sebagai negara maju di bidang ekonomi, Jepang memiliki produk domestik bruto terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat, dan masuk dalam urutan tiga besar dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Jepang adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, G8, OECD, dan APEC. Jepang memiliki kekuatan militer yang memadai lengkap dengan sistem pertahanan moderen seperti AEGIS serta suat armada besar kapal perusak. Dalam perdagangan luar negeri, Jepang berada di peringkat ke-4 negara pengekspor terbesar dan peringkat ke-6 negara pengimpor terbesar di dunia. Sebagai negara maju, penduduk Jepang memiliki standar hidup yang tinggi (peringkat ke-8 dalam Indeks Pembangunan Manusia) dan angka harapan hidup tertinggi di dunia menurut perkiraan PBB. Dalam bidang teknologi, Jepang adalah negara maju di bidang telekomunikasi, permesinan, dan robotika.
Read more >>

Hal-hal unik yang baru Q ketahui dari Jepang

| | 0 komentar
1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii/sengsara”.

2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).

4. Drama detektif di TV, bunyi sirene (kyukyusha) biasanya muncul pada menit-menit awal. Di akhir cerita, sebelum perkelahian mati-matian biasanya penjahat selalu menceritakan semua rahasia kejahatannya.

5. Cara baca tulisan Jepang ada dua style : yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).

6. Kita (orang Indonesia) dan rekan-rekan dari Asia Tenggara lainnya umumnya kalau jiko-shokai (memperkenalkan diri) sering memulai dengan “minasan, konnichiwa” atau “minasan, konbanwa”. Mungkin ini karena kebiasaan bahasa Indonesia untuk selalu memulai pidato dengan ucapan selamat malam, dsb. Tapi untuk pendengaran orang Jepang, rasanya janggal, karena mirip siaran berita di TV. Seharusnya dimulai dengan langsung menyebut nama dan afiliasi. Misalnya “Tanaka ken M1 no Anto desu….dst.”, tidak perlu dengan “Minasan..konnichiwa…”.

7. Kesulitan pertama yang muncul dalam urusan administratif di Jepang, kalau ditanya : “family name anda apa ? “, karena kita tidak ada keharusan di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara untuk mencantumkan family name.

8. Kalau kita memperoleh undangan yang meminta konfirmasi hadir atau tidak, biasanya kita harus mengirimkan balik kartu pos. Salah satu manner adalah mencoret huruf 御 pada pilihan : 御欠席 /出席. Juga mencoret akhiran 様 pada nama kita yang tercantum sebagai pengirim pada kartupos tersebut. Ini adalah adat Jepang, agar kita selalu rendah hati, yang ditunjukkan dengan menghindari/mencoret 御 dan 様 pada kartu pos balasan.

9. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang : ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan sedemikian hingga tidak bisa ditiru/dibaca oleh orang lain.

10. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak

11. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.

12. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

13. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, a.l. jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.

14. Naik sepeda tidak boleh boncengan (kecuali memboncengkan anak-anak).

15. Ajakan makan bersama belum tentu berarti anda ditraktir, tapi bisa jadi bayar sendiri-sendiri.

16. Di Jepang sulit mencari mesin ketik.

17. Pernah nggak melihat cara orang Jepang menghitung “satu”, “dua”, “tiga”,…. dengan jari tangannya ? Kalau rekan-rekan perhatikan, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari kelingking ditegakkan. Menghitung “dua”, jari manis ditegakkan, dst. Kalau orang Jepang, setahu saya, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk/ditutupkan ke telapak tangan. Misalnya Nggak percaya ? Coba deh…jikken dengan teman Jepang anda.

18. Cara menulis angka : 7 (tujuh). Kebiasaan orang Indonesia selalu menambahkan coret kecil di kaki angka 7 (mirip huruf “NU” katakana : ヌ). Di Jepang selalu dididik menulis 7 persis seperti huruf ketik (tanpa coretan nya orang Indonesia), jadi mirip huruf katakana “FU” (フ) atau “WA” (ワ). Saat saya riset handwriting numeral recognition, saya lihat ratusan tulisan tangan orang Jepang tentang angka 7, dan tidak ada satu pun yang sama dengan yang “made in Indonesia”. Moral of the story : Hati-hati kalau menulis alamat, formulir atau dokumen lainnya di Jepang. Sedapat mungkin usahakan sama dengan standard Jepang. Kalau nggak, belum tentu dapat difahami oleh orang Jepang bahwa anda menulis angka “tujuh”.






Read more >>